Konten yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kesalahan faktual atau penyebaran informasi yang tidak valid. Dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi, pengguna AI di IPB bertanggung jawab penuh atas setiap konten yang dipublikasikan atau dibagikan.
IPB guidance says AI-generated publication content should be thoroughly reviewed for factual accuracy, validity, originality, academic standards, and copyright compliance, and that IPB AI users are fully responsible for content they publish or share.
claim-ipb-ai-publication-review
PDF text: BAB III, A.3 Peninjauan Konten sebelum Publikasi
Institut Pertanian Bogor (IPB) mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi secara etis dan bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip akademik dan profesionalisme.
Penggunaan GenAI pada dasarnya perlu pendekatan 'human-centred and pedagogically appropriate interaction'... Lima pertimbangan utama dalam penggunaan GenAI meliputi: penggunaan GenAI harus lebih efektif dari tanpa GenAI, etika harus mendasari penggunaan GenAI oleh dosen dan mahasiswa, proses penggunaan GenAI harus dikendalikan oleh manusia, pemilihan GenAI dan konten sesuai dengan tujuan pembelajaran... dan akuntabilitas manusia atas keakuratan konten AI serta dampaknya.
For education, IPB guidance says GenAI use should be human-centered, pedagogically appropriate, ethical, human-controlled, aligned with learning objectives, and accountable for AI-content accuracy and impact.
claim-ipb-genai-education-human-control
PDF text: BAB III, B.3 Penggunaan GenAI dalam Pendidikan secara Bertanggung Jawab
Konten yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kesalahan faktual atau penyebaran informasi yang tidak valid. Dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi, pengguna AI di IPB bertanggung jawab penuh atas setiap konten yang dipublikasikan atau dibagikan.
IPB guidance says AI-generated publication content should be thoroughly reviewed for factual accuracy, validity, originality, academic standards, and copyright compliance, and that IPB AI users are fully responsible for content they publish or share.
claim-ipb-ai-publication-review
PDF text: BAB III, A.3 Peninjauan Konten sebelum Publikasi
Institut Pertanian Bogor (IPB) mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi secara etis dan bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip akademik dan profesionalisme.
Penggunaan GenAI pada dasarnya perlu pendekatan 'human-centred and pedagogically appropriate interaction'... Lima pertimbangan utama dalam penggunaan GenAI meliputi: penggunaan GenAI harus lebih efektif dari tanpa GenAI, etika harus mendasari penggunaan GenAI oleh dosen dan mahasiswa, proses penggunaan GenAI harus dikendalikan oleh manusia, pemilihan GenAI dan konten sesuai dengan tujuan pembelajaran... dan akuntabilitas manusia atas keakuratan konten AI serta dampaknya.
For education, IPB guidance says GenAI use should be human-centered, pedagogically appropriate, ethical, human-controlled, aligned with learning objectives, and accountable for AI-content accuracy and impact.
claim-ipb-genai-education-human-control
PDF text: BAB III, B.3 Penggunaan GenAI dalam Pendidikan secara Bertanggung Jawab
Penggunaan AI harus memperhatikan konsep keamanan dan kerahasiaan data yang telah ditetapkan di IPB... Data Pribadi Mahasiswa, Dosen dan Tendik: Penggunaan AI tidak boleh mengungkapkan atau menyimpan informasi pribadi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tanpa izin. Data Akademik: Penggunaan AI dalam tugas, penelitian, dan administrasi harus mempertimbangkan perlindungan data akademik agar tidak disalahgunakan oleh pihak eksternal
IPB guidance says AI use must consider IPB security and confidentiality rules; AI use must not disclose or store personal information of students, lecturers, or education staff without permission, and must protect academic data.
claim-ipb-ai-data-confidentiality
PDF text: BAB III, A.1 Keamanan Informasi dan Kerahasiaan Data
Panduan ini disusun untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan dapat menggunakan AI dengan bijak, sesuai dengan standar akademik... Sebagai acuan bagi fakultas/sekolah dan unit dalam membuat panduan penggunaan AI sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Dasar penyusunan... Peraturan Senat Akademik Institut Pertanian Bogor Nomor 47 Tahun 2023 tentang Norma Dan Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi di Lingkungan Institut Pertanian Bogor
IPB has a central Indonesian-language AI guidance document for Tridarma use, intended as an IPB guide for lecturers, students, education staff, and units, and it cites IPB Academic Senate Regulation No. 47 of 2023 as a basis.
claim-ipb-guide-scope-basis
PDF text: Tujuan section and dasar penyusunan list
IPB University (aka Bogor Agricultural University) has 2 source-backed public claims for privacy and data entry; deterministic analysis status: restricted.
Privacy & sensitive dataIPB University (aka Bogor Agricultural University)
Restricted
Status & scope
Scope stated in the cited claims
Original official evidence
1 sources · Jump to a source
Panduan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Penyelenggaraan Tridarma di Lingkungan Institut Pertanian Bogor
Penggunaan AI harus memperhatikan konsep keamanan dan kerahasiaan data yang telah ditetapkan di IPB... Data Pribadi Mahasiswa, Dosen dan Tendik: Penggunaan AI tidak boleh mengungkapkan atau menyimpan informasi pribadi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tanpa izin. Data Akademik: Penggunaan AI dalam tugas, penelitian, dan administrasi harus mempertimbangkan perlindungan data akademik agar tidak disalahgunakan oleh pihak eksternal
IPB guidance says AI use must consider IPB security and confidentiality rules; AI use must not disclose or store personal information of students, lecturers, or education staff without permission, and must protect academic data.
claim-ipb-ai-data-confidentiality
PDF text: BAB III, A.1 Keamanan Informasi dan Kerahasiaan Data
Penggunaan GenAI pada dasarnya perlu pendekatan 'human-centred and pedagogically appropriate interaction'... Lima pertimbangan utama dalam penggunaan GenAI meliputi: penggunaan GenAI harus lebih efektif dari tanpa GenAI, etika harus mendasari penggunaan GenAI oleh dosen dan mahasiswa, proses penggunaan GenAI harus dikendalikan oleh manusia, pemilihan GenAI dan konten sesuai dengan tujuan pembelajaran... dan akuntabilitas manusia atas keakuratan konten AI serta dampaknya.
For education, IPB guidance says GenAI use should be human-centered, pedagogically appropriate, ethical, human-controlled, aligned with learning objectives, and accountable for AI-content accuracy and impact.
claim-ipb-genai-education-human-control
PDF text: BAB III, B.3 Penggunaan GenAI dalam Pendidikan secara Bertanggung Jawab
Di IPB, terdapat beberapa lembaga yang berwenang untuk mengatur penggunaan AI dalam menunjang kegiatan akademik, di antaranya: Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD) IPB, Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB, dan Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (DTPTP) IPB... Setiap civitas akademik IPB wajib mematuhi peraturan penggunaan teknologi AI yang telah ditetapkan... maka civitas akademik IPB wajib berkonsultasi dengan lembaga terkait.
IPB guidance identifies LMITD, DRI, and DTPTP as bodies authorized to regulate AI use supporting IPB academic activities; IPB academic community members must comply with established AI-use rules and consult the relevant body where required.
claim-ipb-ai-tool-governance
PDF text: BAB III, A.4 Ketentuan Pemanfaatan Teknologi AI di IPB
Institut Pertanian Bogor (IPB) mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi secara etis dan bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip akademik dan profesionalisme.
Konten yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kesalahan faktual atau penyebaran informasi yang tidak valid. Dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi, pengguna AI di IPB bertanggung jawab penuh atas setiap konten yang dipublikasikan atau dibagikan.
IPB guidance says AI-generated publication content should be thoroughly reviewed for factual accuracy, validity, originality, academic standards, and copyright compliance, and that IPB AI users are fully responsible for content they publish or share.
claim-ipb-ai-publication-review
PDF text: BAB III, A.3 Peninjauan Konten sebelum Publikasi
Dosen dan mahasiswa tidak boleh menggunakan hasil keluaran dari AI begitu saja tanpa melakukan proses penyuntingan ulang, evaluasi isi, dan pemberian rujukan yang sesuai... Menyalin teks tanpa penyuntingan juga berisiko melanggar etika akademik dan dapat dianggap sebagai plagiarisme. Oleh karena itu, hasil dari AI harus ditulis ulang dengan gaya penulisan ilmiah, disesuaikan dengan tujuan penelitian, dan jika mengandung informasi atau gagasan penting, wajib disertai dengan referensi yang sahih.
For research writing, IPB guidance says lecturers and students must not use AI outputs as-is without re-editing, content evaluation, and proper references; directly copying AI text risks academic-ethics violations and plagiarism.
claim-ipb-ai-research-writing-plagiarism
PDF text: research writing section, b. Hindari menyalin secara langsung tanpa penyuntingan atau referensi
Konten yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kesalahan faktual atau penyebaran informasi yang tidak valid. Dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi, pengguna AI di IPB bertanggung jawab penuh atas setiap konten yang dipublikasikan atau dibagikan.
IPB guidance says AI-generated publication content should be thoroughly reviewed for factual accuracy, validity, originality, academic standards, and copyright compliance, and that IPB AI users are fully responsible for content they publish or share.
claim-ipb-ai-publication-review
PDF text: BAB III, A.3 Peninjauan Konten sebelum Publikasi
Dosen dan mahasiswa tidak boleh menggunakan hasil keluaran dari AI begitu saja tanpa melakukan proses penyuntingan ulang, evaluasi isi, dan pemberian rujukan yang sesuai... Menyalin teks tanpa penyuntingan juga berisiko melanggar etika akademik dan dapat dianggap sebagai plagiarisme. Oleh karena itu, hasil dari AI harus ditulis ulang dengan gaya penulisan ilmiah, disesuaikan dengan tujuan penelitian, dan jika mengandung informasi atau gagasan penting, wajib disertai dengan referensi yang sahih.
For research writing, IPB guidance says lecturers and students must not use AI outputs as-is without re-editing, content evaluation, and proper references; directly copying AI text risks academic-ethics violations and plagiarism.
claim-ipb-ai-research-writing-plagiarism
PDF text: research writing section, b. Hindari menyalin secara langsung tanpa penyuntingan atau referensi
Penggunaan GenAI pada dasarnya perlu pendekatan 'human-centred and pedagogically appropriate interaction'... Lima pertimbangan utama dalam penggunaan GenAI meliputi: penggunaan GenAI harus lebih efektif dari tanpa GenAI, etika harus mendasari penggunaan GenAI oleh dosen dan mahasiswa, proses penggunaan GenAI harus dikendalikan oleh manusia, pemilihan GenAI dan konten sesuai dengan tujuan pembelajaran... dan akuntabilitas manusia atas keakuratan konten AI serta dampaknya.
For education, IPB guidance says GenAI use should be human-centered, pedagogically appropriate, ethical, human-controlled, aligned with learning objectives, and accountable for AI-content accuracy and impact.
claim-ipb-genai-education-human-control
PDF text: BAB III, B.3 Penggunaan GenAI dalam Pendidikan secara Bertanggung Jawab
IPB University (aka Bogor Agricultural University) has 1 source-backed public claim for security and procurement; deterministic analysis status: required.
Security and procurementIPB University (aka Bogor Agricultural University)
Required
Status & scope
Scope stated in the cited claims
Original official evidence
1 sources · Jump to a source
Panduan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Penyelenggaraan Tridarma di Lingkungan Institut Pertanian Bogor
Di IPB, terdapat beberapa lembaga yang berwenang untuk mengatur penggunaan AI dalam menunjang kegiatan akademik, di antaranya: Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD) IPB, Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB, dan Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (DTPTP) IPB... Setiap civitas akademik IPB wajib mematuhi peraturan penggunaan teknologi AI yang telah ditetapkan... maka civitas akademik IPB wajib berkonsultasi dengan lembaga terkait.
IPB guidance identifies LMITD, DRI, and DTPTP as bodies authorized to regulate AI use supporting IPB academic activities; IPB academic community members must comply with established AI-use rules and consult the relevant body where required.
claim-ipb-ai-tool-governance
PDF text: BAB III, A.4 Ketentuan Pemanfaatan Teknologi AI di IPB
Updates to this site's reviewed record, not confirmation that the university changed its policy.
Update records are not available for this page yet.
Reviewed record
Reviewed claims
7 reviewed claims
Academic Integrity 1 reviewed claim
Academic Integrity
IPB guidance says AI-generated publication content should be thoroughly reviewed for factual accuracy, validity, originality, academic standards, and copyright compliance, and that IPB AI users are fully responsible for content they publish or share.
Konten yang dihasilkan oleh AI harus diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kesalahan faktual atau penyebaran informasi yang tidak valid. Dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi, pengguna AI di IPB bertanggung jawab penuh atas setiap konten yang dipublikasikan atau dibagikan.
Localized display only
AI-generated content must be reviewed for factual errors or invalid information, and IPB users are fully responsible for content they publish or share.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: BAB III, A.3 Peninjauan Konten sebelum Publikasi
Teaching 1 reviewed claim
Teaching
For education, IPB guidance says GenAI use should be human-centered, pedagogically appropriate, ethical, human-controlled, aligned with learning objectives, and accountable for AI-content accuracy and impact.
Penggunaan GenAI pada dasarnya perlu pendekatan 'human-centred and pedagogically appropriate interaction'... Lima pertimbangan utama dalam penggunaan GenAI meliputi: penggunaan GenAI harus lebih efektif dari tanpa GenAI, etika harus mendasari penggunaan GenAI oleh dosen dan mahasiswa, proses penggunaan GenAI harus dikendalikan oleh manusia, pemilihan GenAI dan konten sesuai dengan tujuan pembelajaran... dan akuntabilitas manusia atas keakuratan konten AI serta dampaknya.
Localized display only
GenAI use in education should be human-centered and pedagogically appropriate, with ethics, human control, alignment to learning objectives, and human accountability for AI content.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: BAB III, B.3 Penggunaan GenAI dalam Pendidikan secara Bertanggung Jawab
Privacy 1 reviewed claim
Privacy
IPB guidance says AI use must consider IPB security and confidentiality rules; AI use must not disclose or store personal information of students, lecturers, or education staff without permission, and must protect academic data.
Penggunaan AI harus memperhatikan konsep keamanan dan kerahasiaan data yang telah ditetapkan di IPB... Data Pribadi Mahasiswa, Dosen dan Tendik: Penggunaan AI tidak boleh mengungkapkan atau menyimpan informasi pribadi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tanpa izin. Data Akademik: Penggunaan AI dalam tugas, penelitian, dan administrasi harus mempertimbangkan perlindungan data akademik agar tidak disalahgunakan oleh pihak eksternal
Localized display only
AI use must consider IPB security and confidentiality rules; personal data must not be disclosed or stored without permission, and academic data should be protected.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: BAB III, A.1 Keamanan Informasi dan Kerahasiaan Data
Security Review 1 reviewed claim
Security Review
IPB guidance identifies LMITD, DRI, and DTPTP as bodies authorized to regulate AI use supporting IPB academic activities; IPB academic community members must comply with established AI-use rules and consult the relevant body where required.
Di IPB, terdapat beberapa lembaga yang berwenang untuk mengatur penggunaan AI dalam menunjang kegiatan akademik, di antaranya: Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD) IPB, Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB, dan Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (DTPTP) IPB... Setiap civitas akademik IPB wajib mematuhi peraturan penggunaan teknologi AI yang telah ditetapkan... maka civitas akademik IPB wajib berkonsultasi dengan lembaga terkait.
Localized display only
LMITD, DRI, and DTPTP are named as authorized bodies for AI-use rules; IPB community members must comply with established rules and consult for unevaluated AI technology or usage modes.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: BAB III, A.4 Ketentuan Pemanfaatan Teknologi AI di IPB
Research 1 reviewed claim
Research
For research writing, IPB guidance says lecturers and students must not use AI outputs as-is without re-editing, content evaluation, and proper references; directly copying AI text risks academic-ethics violations and plagiarism.
Dosen dan mahasiswa tidak boleh menggunakan hasil keluaran dari AI begitu saja tanpa melakukan proses penyuntingan ulang, evaluasi isi, dan pemberian rujukan yang sesuai... Menyalin teks tanpa penyuntingan juga berisiko melanggar etika akademik dan dapat dianggap sebagai plagiarisme. Oleh karena itu, hasil dari AI harus ditulis ulang dengan gaya penulisan ilmiah, disesuaikan dengan tujuan penelitian, dan jika mengandung informasi atau gagasan penting, wajib disertai dengan referensi yang sahih.
Localized display only
Lecturers and students must not use AI output as-is; AI text should be edited, evaluated, and properly referenced to avoid academic-ethics and plagiarism risks.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: research writing section, b. Hindari menyalin secara langsung tanpa penyuntingan atau referensi
AI tool use 1 reviewed claim
Ai Tool Treatment
IPB supports AI use in Tridarma activities when it is ethical, responsible, and consistent with academic principles and professionalism.
Institut Pertanian Bogor (IPB) mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi secara etis dan bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip akademik dan profesionalisme.
Localized display only
IPB supports AI use for Tridarma activities when used ethically and responsibly while upholding academic principles and professionalism.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: BAB III, A. AI untuk Kegiatan Tridarma PT
Source Status 1 reviewed claim
Source Status
IPB has a central Indonesian-language AI guidance document for Tridarma use, intended as an IPB guide for lecturers, students, education staff, and units, and it cites IPB Academic Senate Regulation No. 47 of 2023 as a basis.
Panduan ini disusun untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan dapat menggunakan AI dengan bijak, sesuai dengan standar akademik... Sebagai acuan bagi fakultas/sekolah dan unit dalam membuat panduan penggunaan AI sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Dasar penyusunan... Peraturan Senat Akademik Institut Pertanian Bogor Nomor 47 Tahun 2023 tentang Norma Dan Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi di Lingkungan Institut Pertanian Bogor
Localized display only
The guide is intended for lecturers, students, education staff, faculties/schools and units, and cites IPB Academic Senate Regulation No. 47 of 2023 on AI norms and ethics in Tridarma.
Source language
id
Snapshot hash
668be5bb…
Retrieved
May 16, 2026
Evidence locator
PDF text: Tujuan section and dasar penyusunan list
Source record
Official sources
1 source
1 official URLs; 1 source attributions and their captured versions retained.
Panduan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Penyelenggaraan Tridarma di Lingkungan Institut Pertanian Bogor
panduan.ipb.ac.id
University official source
panduan.ipb.ac.id
Hash and captured version
Panduan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Penyelenggaraan Tridarma di Lingkungan Institut Pertanian Bogor · 2026-05-16T19:04:40Z
Representation unspecified in this historical record; do not assume an original-file hash.
Citation: University AI Policy Tracker. "IPB University (aka Bogor Agricultural University) AI Policy Tracker record." Last checked May 16, 2026. https://eduaipolicy.org/universities/ipb-university-aka-bogor-agricultural-university
Original university source language remains canonical. This tracker is not an official university statement.
Saved from University AI Policy Tracker. This record summarizes the cited sources; it is not an official university statement or assessment permission. Source and review dates are listed above. Hashes identify retained content, not authorization.
Questions students ask
Questions students ask
Can I use AI for my coursework?
IPB University (aka Bogor Agricultural University) has 3 source-backed public claims for coursework; deterministic analysis status: recommended.
IPB University (aka Bogor Agricultural University) has 2 source-backed public claims for privacy and data entry; deterministic analysis status: restricted.
IPB University (aka Bogor Agricultural University) has 1 source-backed public claim for teaching guidance; deterministic analysis status: recommended.
View evidence →What security and procurement requirements apply?
IPB University (aka Bogor Agricultural University) has 1 source-backed public claim for security and procurement; deterministic analysis status: required.