Catat revisi

University of East London

Pembaruan pada catatan situs ini yang telah ditinjau, bukan konfirmasi bahwa universitas telah mengubah kebijakannya.

Waktu publikasi tracker bukan tanggal berlaku kebijakan universitas.

Revisi: public-release-20260526-003 ·

Revisi tercatat sebelumnya: public-release-20260526-001

Arti pembaruan catatan ini

Gambaran umum catatan terstruktur

Rekaman yang terlibat: 4 (4 ditambahkan)

Tinjauan Keamanan · Integritas akademik · 1 topik lainnya

Belum ada ringkasan yang ditinjau secara independen yang tersedia untuk revisi ini.

Ini adalah ringkasan catatan historis, bukan konfirmasi izin saat ini atau aturan baru universitas.

Integritas akademik · Rekaman yang terlibat: 1 (1 ditambahkan)

Penambahan catatan

Ditambahkan

UEL's academic misconduct rules define Generative AI misuse as using tools such as ChatGPT, Bing Chat, or DALL-E to gain an unfair advantage by producing content submitted as the student's own original work.

Tinjauan Keamanan · Rekaman yang terlibat: 1 (1 ditambahkan)

Penambahan catatan

Ditambahkan

UEL's GenAI usage policy says AI systems must prioritize user safety and ethical standards, provide clear documentation, and implement robust security protocols, while human checks should monitor impactful AI decisions.

Perlakuan Alat AI · Rekaman yang terlibat: 2 (2 ditambahkan)

Penambahan catatan

Ditambahkan

The University of East London's Generative Artificial Intelligence Usage Policy applies to staff, students, third-party suppliers, partners, and affiliates who develop, deploy, or use GenAI technologies.

Penambahan catatan

Ditambahkan

UEL's GenAI usage policy frames responsible use around transparency, ethical considerations, responsible data usage, and compliance with legal and regulatory requirements.

Sumber resmi · Pemeriksaan sumber